Selamat datang di blog seorang pribadi pembelajar :) Namaku Hawari, namamu siapa?

Tuesday, 9 December 2014

Finding somethings else to love


Right now, I find myself trying to look for things to love again.
Back to Grand Chase again Haha :D
It was quite such sad story, how the game closes :'(
I can totally relate with KageRyu in his last game:
https://www.youtube.com/watch?v=rGycrv7C6b0&list=UUUKr3d9nT3Nqkryp1JFU9ng

He said that he won't be playing GC anymore, not even in the other region like NAGC. Whereas I, desperately looking for things to love, try this game once again. Where is my pride as a gamer?
I will delete the game, definitely.
I don't want to be played around by KOG again. Who knows when NAGC will be closed, too?
Nobody knows, but KOG sure is a disappointing developer. To just suddenly cut off it's branches in so many regions, including Indonesia.
Farewell KOG, farewell NAGC!
Here, a picture of some characters in Grand Chase.
 
Note: this was one of the most beautiful picture I met this week. Lass and Mari in dark Sirius gacha!


Share:

Friday, 5 December 2014

Sebuah kisah cinta Utsman dan Naila

program perasaankusetelahkegagalanhariini;

 {program ini adalah program yang menceritakan tentang kegagalanku menahan nafsu itu hari ini dan apa yang mungkin adalah rasa yang membuat aku tertekan dan akhirnya lari kepada hal itu lagi. Ditambah dengan sebuah link eksternal sebuah cerita cinta yang menurut daku sendiri masih meragukan apakah hal seperti ini masih bisa terjadi, Aamiin. Diasumsikan bahwa bacaan ini murni pengekspresian diri ku sendiri tanpa mengabaikan perasaan orang yang mungkin terkait di dalamnya}

var

fout : text;
f:strings;

begin

assign(fout, "
http://www.dakwatuna.com/2010/12/27/9996/kebersadarjagaan-mencintai/#axzz3L0sLLPxA")

reset(fout);
writeln('Judulnya adalah:');

writeln('Kebersadarjagaan Mencintai');

 writeln(' diambil dari: http://www.dakwatuna.com/2010/12/27/9996/kebersadarjagaan-mencintai/#axzz3L0sLLPxA');



writeln('Aku adalah seorang manusia di masa remaja nya yang bingung akan masalah-masalah yang dihadapinya.');
writeln('Aku tak tahu siapa aku, yang kutahu bahwa memang tak mudah bagi pria remaja untuk tidak tertarik pada wanita remaja.');

writeln('Karena ke alpa an dan ke lemahan hati ku dalam menjaga emosi, aku biasa melepaskan kepenatan menahan rasa suka kepada wanita remaja dengan membaca hal-hal yang tidak seharusnya kubaca, apa yang dikatakan sebagai hal-hal senonoh.');
writeln('Usai melakukannya, memang benar bahwa aku akan langsung lupa akan perasaan yang kupendam sebelumnya terhadap wanita remaja yang mungkin tanpa aku sadari telah aku sukai. ');
writeln('Aku bahkan masih belum paham kenapa aku harus berhenti melakukannya, tapi aku tahu pasti bahwa itu benar-benar menghisap daya hidup, semangat juang, dan bara kehidupan di hati ku ini.');
writeln('Aku pernah berharap bahwa akan ada seseorang yang bersedia untuk memegang tanganku ini, menariknya agar tubuh yang rapuh ini bisa berlari dan mencari bara kehidupan itu lagi. ');
writeln('Namun, entah kenapa aku benar-benar merasa lelah. ');
writeln('Aku merasa sudah tak mampu melawan ini. ');
writeln('Biarlah bara kehidupan itu mati.'); 
writeln('Entahlah, memang kasihan nasib diri ku yang malang ini, sudah berkenalan dengan kejamnya rasa haus akan dipenuhinya pengharapan dan kebutuhan tak dibutuhkan ini.');
writeln('Karena memang pada kenyataannya itu lah yang kurasakan.');
writeln('Aku merasa bahwa aku sudah tak punya alasan lagi untuk tidak melihat hal-hal tersebut.');
writeln('Sungguh menyedihkan, memang.');
writeln('Rasanya air mata ini sudah tak sanggup menetes lagi.');
writeln('Bukan karena kantung air ini sudah habis, tapi karena hal yang sangat jauh berbeda.');
writeln('Karena memang bara ini sudah akan padam');
writeln('Sebuah bara yang membutuhkan segudang bahan bakar untuk bisa menyala lagi');
writeln('Kenapa semua ini terdengar begitu menyedihkan?');
writeln('Padahal pada kenyataannya aku adalah seorang anak yang berkecukupan secara material');
writeln('Mungkin memang itu sebabnya, bukan secara material..');
writeln('Sebabnya adalah sesuatu yang tak tampak, sebuah pengharapan yang tak kunjung terkabulkan');
writeln('Sebuah pengharapan akan munculnya seseorang yang akan menarik tangan yang terkulai lemas di samping badan');
writeln('Kuakui, post ini alay banget -__-"');

writeln('Thank you All :D, this sure made my day a li'l bit');

close(f);
end.
Share:

Friday, 21 November 2014

Sedih 02

S
e
D
i
H

s
E
D
I
h

S
E
D
I
H

s
e
d
I
H

kenapa ya? Tadi barusan di kritik hiks. T.T
Share:

Monday, 17 November 2014

Sedih

Se Dih
sE d Ih
Sed iH
S e d IH
seD iH
SeDiH
s Edi H
SE DI h
s ed IH
SED ih
seDIH
s ED IH
sed I h

Share:

Sunday, 12 October 2014

Respect for the Opposite Gender

Actually I feel kinda strange when I'm near(actually, really near) a girl, that's why I avoided that kind of condition. But some kinda harsh example is when I am inside a public transportation.. What can I do?
I also actually feel kinda strange when an unknown girl stare at me, I mean when we just met in a very unknown condition, then suddenly she just started to take a look at me.
Even in normal cases when I'm meeting a girl friend(not girlfriend) of mine talks with me in normal settings, it's sometimes still hard for me to look at them in their eyes at all times when we talked.

My respect for girl, woman, is not the kind of normal respect. I basically respect them the way they respect themselves.
Women, girl, whom I respected the most are the ones who wear hijab because they have respect for the beauty given to them. They didn't give it for free. The only people that they allow to know about their physical beauty(ies) are their family and the most special one, the husband that they'll all have after such a special waiting.
Women, girl, whom I kind of disrespect are the ones that didn't preserve the beauty they've been given by Allah. It isn't about for free or not. If it is, then it's just a matter of payment bill and check, on hotel, or anywhere. It's just that they aren't that special. Physical beauties that can easily be seen and pursued by anyone. To me, it seems like they're inviting the wolves.

I was once a wolf too. Even now, that instinct is
still here inside. Every time I am given a chance 
to take a peek at the physical beauties that shared 
disrespectfully, then I'd gladly strike it to my grab.
I try not to look at a girl wildly. The instinct that will never be die out, flavored with the old imagination from my past times. That is the thing that will always hold me back.My highest respect for girl are given that way. So, please don't feel so strange if you see me in a way of avoiding eye contact for a long time, avoiding getting near you, or anything.


Share: